LABUAN BAJO, BANERATV.COM – Jagat maya mendadak gempar! Sebuah rekaman video mesra yang membongkar skandal perselingkuhan panas antara Mas Ari, pemilik Toko Mulia Nggorang, dengan almarhumah Luna (Jurmaya) kini beredar luas. Video berdurasi singkat yang direkam di dalam mobil tersebut menyuguhkan percakapan intim yang sangat vulgar hingga memicu gelombang kontroversi di media sosial.
Dalam potongan video yang viral tersebut, Luna tampak bersikap manja sekaligus agresif saat mencecar Mas Ari terkait penampilan fisiknya yang dianggap tidak rapi.
“Bulu mata enggak ada, bulu jembut banyak ini! Ini kenapa enggak dicukur ini? Kenapa enggak dicukur? Jawab dulu!” seru Luna dengan nada menuntut yang sangat provokatif.
Menanggapi cecaran tersebut, Mas Ari yang sedang mengemudi justru menjawab dengan santai dan mengaku tidak memiliki waktu luang untuk mengurus hal sensitif tersebut.
Suasana panas di dalam mobil semakin memuncak saat Mas Ari secara mengejutkan menantang selingkuhannya itu untuk melakukan tindakan tersebut.
“Kamu aja yang cukur,” tantang Ari, yang langsung disambar oleh Luna dengan janji akan membeli alat cukur di warung.
Perdebatan kecil sempat terjadi terkait jenis alat yang akan digunakan, hingga akhirnya Mas Ari memberikan simbol jempol sebagai tanda kesepakatan maut yang disambut tawa kemenangan Luna ke arah kamera.
“Oke, bener ya? Oke? Oke? Dia mau cukur jembut, oke!” pungkas Luna sambil mengacungkan jempolnya tepat di depan lensa ponsel.
Skandal ini meledak menjadi bola liar lantaran status Mas Ari sebagai pria beristri. Netizen semakin geger karena sosok Luna dalam video tersebut diketahui telah meninggal dunia di Mawar Jingga Pub & Karaoke (MJ) pada 25 Desember 2025.
Kematian Luna dilaporkan terjadi usai meminum Anggur Merah yang rasanya asam dan pekat bersama dua orang pria yang diduga kuat merupakan perwira polisi di room 24 Mawar Jingga Pub & Karoke . Terbongkarnya video-video mesra ini kini dianggap sebagai “bom waktu” yang menghancurkan reputasi dan kehidupan pribadi sang pengusaha.




Penulis : Ronald J
Editor : Redaksi Baneratv.com







