REOK BARAT, BANERATV.COM – Pencarian panjang terhadap Armedo W. Jeferson (13), siswa SMP asal Kecamatan Welak yang tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai sejak 11 Januari lalu, akhirnya membuahkan hasil. Jasad korban ditemukan di aliran sungai Dusun Lengo Alo, Kampung Kalo, pada Senin (19/01/2026) siang.
Momentum penemuan ini terasa sangat mengharukan karena terjadi tepat sesaat setelah Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, mengunjungi lokasi kejadian untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.

Sebelum jasad ditemukan, Bupati Edi yang didampingi jajaran Kepala Dinas dan Anggota DPRD Manggarai Barat, sempat meninjau langsung titik kejadian di Desa To’e, Kecamatan Reok Barat. Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan logistik berupa makanan siap saji dan santunan uang tunai kepada orang tua korban.
Meski operasi resmi Basarnas telah ditutup pada Sabtu lalu sesuai SOP, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap mengawal proses pencarian secara swadaya oleh masyarakat.
“Pemerintah tidak akan membiarkan keluarga berjuang sendirian dalam masa sulit ini,” tegas Bupati Edi saat menemui keluarga di rumah singgah.
Tak lama setelah rombongan Bupati tiba di lokasi, muncul kabar penemuan jasad Armedo. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh empat orang warga Kampung Kalo, yakni Vinsensius Madu, Ignas Karno, Angglus Widi, dan Leo Harja, yang saat itu sedang mencari kayu bakar di pinggiran sungai.

Jasad Armedo ditemukan terdampar di pinggir sungai, sekitar 1 kilometer dari titik awal ia dinyatakan hilang. Diduga kuat, tubuh korban terseret arus sungai yang cukup deras hingga keluar dari area Air Terjun Tiwu Pai.
Kapolsek Reo, IPDA Joko Sugiarto, membenarkan informasi penemuan tersebut saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
“Alhamdulillah, laporan baru masuk bahwa korban sudah ditemukan pada Senin, 19 Januari 2026. Korban tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai ditemukan jauh dari titik awal, tepatnya di sungai Dusun Lengo Alo, Kampung Kalo. Jaraknya sekitar 1 KM berdasarkan informasi dari masyarakat,” jelas IPDA Joko kepada Baneratv.com.
Saat ini, jasad korban telah dievakuasi berkat kerja sama solid antara warga, TNI, Polri, dan pemerintah setempat untuk segera diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman. Berakhirnya pencarian ini menutup duka mendalam yang menyelimuti warga Reok Barat dan Welak selama delapan hari terakhir.




Penulis : Inno Mamat
Editor : Redaksi Baneratv.com







