Baneratv.com Bantah Tuduhan Pemerasan, Pemred: Pemberitaan Tidak Berimbang dan Cederai Etika Jurnalistik

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, BANERATV.COM – Pemimpin Redaksi Baneratv.com, Ronald Jantur, secara tegas membantah pemberitaan media SuaraNusantara.co berjudul “Dugaan Pemerasan, Kuasa Hukum Emiliana Helni Sebut Oknum Wartawan Tawarkan Damai Bersyarat”. Ia menilai tuduhan tersebut tidak berdasar, tidak diverifikasi, dan berpotensi menyesatkan opini publik.

Dalam pernyataan resminya, Ronald Jantur menegaskan bahwa tidak pernah ada praktik pemerasan yang dilakukan oleh pihak Baneratv.com.

“Kami membantah secara tegas tuduhan adanya praktik pemerasan yang dikaitkan dengan Baneratv.com. Tidak ada kebijakan redaksi yang membenarkan tindakan seperti itu,” tegasnya.

Ia juga menyoroti lemahnya proses jurnalistik dalam pemberitaan tersebut, khususnya tidak adanya upaya konfirmasi kepada pihaknya sebelum berita dipublikasikan.

“Ini jelas mengabaikan prinsip cover both sides dalam Kode Etik Jurnalistik. Tuduhan serius seperti ini seharusnya diverifikasi kepada semua pihak terkait,” lanjut Ronald.

Lebih jauh, Ronald Jantur menilai pemberitaan tersebut cenderung mengarah pada pembunuhan karakter terhadap institusi pers, karena mencantumkan nama media tanpa bukti yang kuat dan terverifikasi.

Ronald menegaskan bahwa selama ini Baneratv.com menjunjung tinggi profesionalisme dan tidak mentolerir praktik menyimpang.

“Jika ada pihak yang mengatasnamakan Baneratv.com dan melakukan tindakan di luar etika, maka itu bukan bagian dari kami,” ujarnya.

Tegaskan Tuduhan Tidak Masuk Akal

Ronald Jantur juga secara langsung membantah logika tuduhan yang diarahkan kepadanya.

“Itu semua tuduhan tak berdasar. Kami sejak awal konsisten untuk mendorong pengungkapan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Emiliana Helni. Masa, tinggal sejengkal lagi proses hukumnya berjalan lalu saya minta menghentikan pemberitaan? Kan sangat lucu,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa tekanan terhadap kerja jurnalistik bukan hal baru.

“Memang pekerjaan seperti ini banyak risiko. Fitnah seperti ini sudah terlalu sering dan banyak kami terima. Tetapi kami tetap konsisten untuk membuka kasus rentenir ini dan tetap membela para korban praktik rentenir ini,” tambahnya.

Ronald juga meluruskan informasi terkait kuasa hukum Baneratv.com yang dinilai keliru dalam pemberitaan tersebut.

“Kuasa hukum media Baneratv.com adalah Bapak Paulinus Dugis, SH., MH. Tidak ada nama lain. Kalau kuasa hukum Emiliana Helni ini betul-betul orang hukum, seharusnya dia tanyakan kepada orang yang mengaku kuasa hukum media kami, apakah surat kuasanya ada atau tidak,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kelalaian wartawan dalam melakukan verifikasi.

“Wartawan yang menulis juga tidak konfirmasi kepada kami terkait adanya orang lain yang mengaku sebagai kuasa hukum Baneratv.com. Mereka seharusnya menanyakan ada atau tidak surat kuasa yang diberikan,” tegas Ronald.

Bongkar Dugaan Kepentingan di Balik Narasi

Dalam pernyataannya, Ronald juga mengungkap adanya dugaan kepentingan tertentu di balik narasi yang berkembang.

“Kalau kita mau buka-bukaan, setelah konferensi pers di Cafe Rame Raes beberapa pekan lalu, Wira, kuasa hukum Emiliana Helni ini justru meminta kami agar terus melakukan pemberitaan terkait kliennya,” ungkapnya.

Ia menyebut permintaan tersebut berkaitan dengan kepentingan hukum pihak terkait.

“Agar proses hukumnya berjalan terus, dan dia dapat ruang serta bayaran besar dari mengurus kasus ini. Bahkan menurut pengakuannya, mereka sudah tahu kasus ini sulit dimenangkan. Maka agar kuasanya tetap berlanjut, ia meminta media terus menulis tentang kliennya sendiri,” lanjutnya.

Ronald juga mengutip pernyataan dari pihak kuasa hukum Emiliana Helni:

“Sudah banyak kuasa hukum yang keluar masuk bekerja sama dengan Ibu Emiliana Helni. Orangnya keras dan suka mengatur kuasa hukumnya. Sekarang ini kami hanya pintar-pintar menjawab saja dengan dia.”

Bantah Tuduhan Permintaan Uang

Ronald menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta bayaran untuk menghentikan pemberitaan.

“Kalau saya meminta bayaran untuk menghentikan berita itu tidak mungkin. Kami akan terus kawal kasus ini sampai selesai dan tidak pernah meminta bayaran apa pun,” tegasnya.

Ia juga mengungkap adanya upaya pendekatan dari Emiliana Helni.

“Malah Emiliana Helni sendiri pernah mengajak saya untuk datang ke rumahnya untuk bertemu, sementara dia tahu kami sedang fokus membongkar kasus rentenir dengan bunga tinggi yang melibatkan dirinya,” ujarnya.

Ronald bahkan menyebut adanya pesan suara (voice note) dari Emiliana Helni:

“eme ngoeng pinjam seng ite nana, mama kasi gratis. Nana juga besok bisa ke sap rumah di Ruteng.”

Tuntutan Resmi Baneratv.com

Akibat pemberitaan tersebut, Baneratv.com mengaku mengalami kerugian reputasi dan penurunan kepercayaan publik. Untuk itu, Baneratv.com menyampaikan sejumlah tuntutan kepada SuaraNusantara.co:

  • Memuat hak jawab secara proporsional
  • Melakukan klarifikasi dan koreksi terbuka
  • Menghapus atau merevisi bagian yang mengandung tuduhan tidak terverifikasi
  • Menyampaikan permintaan maaf secara terbuka

Ronald menegaskan bahwa pihaknya siap menempuh jalur hukum jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

“Apabila hak jawab ini tidak diindahkan, kami akan membawa persoalan ini ke Dewan Pers serta mempertimbangkan langkah hukum sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Ronald mengingatkan pentingnya tanggung jawab dalam praktik jurnalistik.

“Pers bukan alat untuk membangun opini sepihak, tetapi sarana menyampaikan kebenaran yang terverifikasi,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi Baneratv.com

Editor : Redaksi Baneratv.com

Berita Terkait

Selain Mantan Napi, Ini Wajah Lain Emiliana Helni yang Bikin Publik Kaget.
Santi Mawarni Mengaku Korban, Berujung Damai dan Terima “Amplop”
Emiliana Helni Akan Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ini Pernyataan Kuasa Hukum IB
Diduga Peras Narasumber,oknum Wartawan suaranusantara.co di Labuan Bajo Berkali-kali Minta Uang hingga Rp300 Ribu
Kades Golo Mbu Tekankan Generasi Unggul, 9 Siswa MAS Nurul Ikhlas NW Werang Lulus 100 Persen
Advokat Marsel Ahang Bongkar Versinya: Bantah Isu “Damai Berbayar”, Soroti Sikap Kuasa Hukum EH
Kembali Berpolemik, Emiliana Helni Disorot Usai Unggahan Kontroversial di Media Sosial
BREAKING NEWS: Pemred Baneratv.com Resmi Laporkan Bripka Kristian Waldi Budiman ke Propam Polres Manggarai Barat
Berita ini 429 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:18

Selain Mantan Napi, Ini Wajah Lain Emiliana Helni yang Bikin Publik Kaget.

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:14

Santi Mawarni Mengaku Korban, Berujung Damai dan Terima “Amplop”

Senin, 4 Mei 2026 - 12:20

Emiliana Helni Akan Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ini Pernyataan Kuasa Hukum IB

Senin, 4 Mei 2026 - 09:38

Diduga Peras Narasumber,oknum Wartawan suaranusantara.co di Labuan Bajo Berkali-kali Minta Uang hingga Rp300 Ribu

Senin, 4 Mei 2026 - 08:07

Kades Golo Mbu Tekankan Generasi Unggul, 9 Siswa MAS Nurul Ikhlas NW Werang Lulus 100 Persen

Berita Terbaru