BANERATV.COM – Aksi balap liar yang meresahkan warga di Labuan Bajo akhirnya dibubarkan polisi. Sebanyak 13 remaja bersama sembilan unit sepeda motor diamankan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama, mengatakan para remaja itu tertangkap tangan tengah melakukan aksi balapan liar di Jalan Raya Sernaru, tepatnya di Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo.
“Mereka kami amankan setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait aktivitas balapan liar yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan,” ujar AKP Purnama, Jumat (10/10/2025).
Menurutnya, para pelaku berusia 15 hingga 18 tahun dan sebagian besar masih berstatus pelajar SMA di wilayah Labuan Bajo.
Dari hasil pemeriksaan, sembilan motor yang digunakan dalam aksi tersebut juga disita sebagai barang bukti. Dua di antaranya diketahui sudah dimodifikasi untuk balapan liar dan beberapa lainnya memakai knalpot brong tanpa surat-surat lengkap.
“Beberapa motor tidak layak jalan dan melanggar aturan lalu lintas. Kami langsung lakukan penilangan dan penyitaan,” jelas AKP Purnama.
Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang geram karena suara bising knalpot dan aksi ugal-ugalan para remaja tersebut. Saat polisi datang ke lokasi, kelompok balap liar itu sempat kabur, namun 13 orang berhasil diamankan.
Setelah diamankan, seluruh pelaku dibawa ke kantor Satlantas untuk diberikan sanksi dan pembinaan.
“Penegakan hukum ini bukan hanya untuk menindak, tapi juga mendidik. Kami ingin mereka sadar bahwa balap liar bisa berujung maut,” tegasnya.
Selain pembinaan, polisi juga memanggil orang tua para remaja agar ikut bertanggung jawab dan memberikan pengawasan lebih ketat di rumah. Motor-motor yang disita baru dapat diambil setelah pemilik melengkapi surat kendaraan dan memenuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku.
AKP Purnama menambahkan, aksi balap liar seperti ini sering menimbulkan keresahan dan bahkan potensi kecelakaan fatal.
“Kami terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan. Kalau masih ada yang nekat, kami akan tindak tegas tanpa kompromi,” tutupnya.











