LABUAN BAJO, BANERATV.COM — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menyelenggarakan sosialisasi dan talkshow bertajuk “Pencegahan Korupsi dan Upaya Inovasi Penerimaan Daerah.” Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan Hotel Zasgo Labuan Bajo pada Jumat, 28 November 2025. Acara tersebut bertujuan memperkuat komitmen pencegahan korupsi sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak barang dan jasa tertentu di atas air dan sektor strategis lainnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Manggarai Barat Fransiskus Sales Sodo, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan daerah lainnya. Narasumber utama yang dihadirkan meliputi Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Yoanes Kardianto, dan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Koordinasi Supervisi Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dian Patra.
Acara ini dimoderatori oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Dinas Kominfo Manggarai Barat Ferdinandus Jemaun.
Dalam paparannya, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menekankan pentingnya sinergi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak dan penerimaan daerah. Beliau mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi, menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara individu.
Mari kita bersinergi karena tidak ada yang menjadi superman. Jangan hanya menuntut hak tanpa menjalankan kewajiban, tegas Bupati.
Edi Endi menjamin bahwa Pemerintah Kabupaten akan terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan mengedepankan pelayanan dan kemudahan perizinan, namun ia mengingatkan pelaku usaha untuk tidak melupakan kewajiban membayar pajak.
Ingatlah, setiap uang yang diberikan konsumen kepada hotel dan restoran adalah uang titipan yang wajib disetor kepada rakyat melalui pemerintah, tambahnya.
Bupati Edi menutup sesinya dengan menyatakan bahwa forum ini menjadi ruang refleksi kolektif untuk membangun Manggarai Barat.
Ini momen refleksi untuk berbenah dan berkolaborasi. Dari Labuan Bajo untuk NTT, dari Labuan Bajo untuk Indonesia, ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, Yoanes Kardianto, mengajak semua pihak untuk turut serta mendukung upaya peningkatan pendapatan daerah demi menyejahterakan rakyat. Kajari Yoanes juga menyampaikan bahwa dalam kapasitasnya sebagai Pengacara Negara, Kejaksaan siap memberikan bantuan dan pertimbangan hukum, penegakan hukum, serta tindakan hukum lainnya kepada Pemerintah Daerah (Pemda), baik di dalam maupun di luar pengadilan.
Kami selaku Pengacara Negara, tentu siap membantu Pemda mulai perencanaan sampai pelaksanaan berbagai proyek strategis daerah, ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Satgas Korsup Wilayah V KPK, Dian Patra, menyoroti pentingnya inovasi kebijakan dan kepatuhan dari pihak pelaku usaha dalam memaksimalkan PAD.
Pemda harus berinovasi. Manggarai Barat sudah berupaya meningkatkan pajak dengan berbagai cara. Bagi pelaku usaha yang tidak tertib, cukup sudahlah, bantu Pemda karena Anda berusaha di sini. Bantu Pemda untuk meningkatkan PAD lebih maksimal, tegas Dian Patra.
Ia juga mendorong adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemda dengan Kementerian Perhubungan sebagai salah satu langkah strategis.
Kegiatan sosialisasi dan talkshow ini ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang berhasil memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih serta peningkatan PAD yang berkelanjutan.
Acara ini terselenggara atas dukungan Badan Pendapatan Daerah Manggarai Barat sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pembangunan ekonomi daerah berbasis integritas dan inovasi.




Penulis : Ronald J
Editor : Redaksi Baneratv.com







