RUTENG, BANERATV.COM – Keluarga Besar Ikatan Keluarga Manggarai-Yogyakarta (IKAMAYA) menggelar momentum reuni yang dikemas dalam acara Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama 2026. Kegiatan yang penuh kehangatan ini berlangsung pada Sabtu, Januari 2026, bertempat di Warung Konco 99 Pitak. Perhelatan ini menjadi ruang penting bagi para alumnus untuk mempererat tali persaudaraan yang telah terjalin sejak masa perantauan di Yogyakarta.
Ketua Panitia, Felisianus Bout, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran panitia dan alumnus yang hadir. Ia menekankan bahwa keberhasilan acara ini merupakan buah dari kerja keras kolektif. Menurutnya, pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan kesempatan berharga untuk saling bertukar cerita, kenangan, dan tawa setelah sekian lama terpisah oleh jarak dan kesibukan masing-masing. Ia berharap reuni ini menjadi pemantik hubungan yang lebih erat di masa depan, sembari mengingatkan bahwa kebahagiaan adalah kunci kesehatan utama.
Acara yang dihadiri oleh sekitar 150 alumnus Yogyakarta ini berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari doa bersama, refleksi, hingga pertunjukan seni dan budaya. Kehadiran unsur budaya seperti tarian dan musik khas daerah menjadikan acara ini sebagai “ruang pulang” yang efektif dalam menguatkan identitas serta relasi antaranggota.
Dalam kesempatan yang sama, Jefrin Haryanto mengajak seluruh alumnus Yogyakarta untuk terus aktif menginisiasi hal-hal positif. Ia mendorong para alumni untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, mengingat setiap individu memiliki latar belakang dan kapasitas berbeda yang dapat disumbangkan bagi kemajuan Manggarai.
Inti Reuni Keluarga Besar IKAMAYA:
- Wadah Perjumpaan dan Penguatan. Menjadi sarana bagi warga Manggarai alumni Yogyakarta untuk tetap memelihara rasa kekeluargaan dan saling memberikan dukungan moral.
- Pelestarian Budaya dan Tradisi. Menampilkan kekayaan identitas Manggarai melalui penggunaan pakaian adat, seni suara, serta tarian tradisional yang memperkuat akar budaya di mana pun mereka berada.
- Agenda Rutin Strategis. Menjadikan perayaan Natal dan Tahun Baru sebagai agenda utama tahunan yang terorganisir dengan tema-tema khusus untuk menjaga solidaritas.
- Ruang Refleksi dan Pembelajaran: Berperan sebagai “sekolah kehidupan” di mana proses kepanitiaan dan kebersamaan mengajarkan nilai pengabdian serta arti memberi diri bagi kepentingan bersama.

Penulis : Inno Mamat
Editor : Redaksi Baneratv.com







