Mencatut Nama Imam untuk Framing Murahan, Pater Marsel Agot Ultimatum Alo Oba dan Oknum Media Terkait

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, BANERATV.COM – Tokoh agama terkemuka, Pater Marsel Agot, SVD, secara tegas membantah pemberitaan miring yang menyebut dirinya memimpin massa bersenjata parang untuk mengintimidasi pihak lain. Sang Imam menegaskan bahwa narasi yang dibangun oleh pihak tertentu adalah bentuk pembunuhan karakter dan fitnah yang sangat keji.

Dalam wawancara langsung dengan tim Baneratv.com pada Sabtu (31/1/2026), Pater Marsel mengklarifikasi tudingan yang sempat dimuat oleh salah satu media online lokal pada 27 Januari lalu. Berita tersebut mengeklaim anak buah Alo Oba ketakutan lantaran kehadiran massa yang dipimpin sang Pater.

“Saya tegaskan, pemberitaan tersebut tidak sesuai fakta, menyesatkan publik, dan murni fitnah. Ini telah mencederai martabat saya sebagai pribadi maupun sebagai seorang Imam Katolik,” ujar Pater Marsel kepada Baneratv.com

Menjelaskan peristiwa sebenarnya, Pater Marsel membeberkan bahwa pada Selasa (27/1), ia bersama 16 karyawan Yayasan Prundi mendatangi lahan milik mereka untuk melakukan kerja bakti, yakni menanam pilar dan memagari batas tanah.

Ia tak menampik ada dua orang stafnya yang membawa parang, namun alat tersebut murni digunakan untuk keperluan teknis di kebun, bukan senjata untuk konfrontasi.

“Kami datang untuk bekerja, bukan intimidasi. Di lokasi, kami bertemu Jhon Jeriki dan Mansur yang mengaku penjaga lahan klaim Alo Oba. Saya bahkan memberikan nasihat secara tenang dengan merujuk pada filosofi budaya Manggarai agar kita semua berhati-hati dalam urusan tanah agar tidak terjadi konflik,” jelasnya.

Pater Marsel mengungkapkan adanya kejanggalan dalam munculnya pemberitaan tersebut. Hanya berselang 20 menit setelah berbincang secara tenang dengan Mansur (penjaga lahan pihak Alo Oba), tiba-tiba muncul berita dengan judul provokatif yang menyudutkan dirinya.

“Padahal tidak pernah ada konfrontasi, ancaman, apalagi ajakan perang. Judul dan framing tersebut jelas menyerang kehormatan saya dan berpotensi memprovokasi publik serta menciptakan stigma negatif terhadap tarekat SVD dan umat,” tegas Pater Marsel  kepada Media Baneratv.com

Geram dengan tindakan yang dianggap sebagai upaya pencemaran nama baik, Pater Marsel melayangkan tuntutan terbuka. Ia meminta Saudara Mansur, Saudara Alo Oba, dan oknum wartawan yang menulis berita tersebut untuk segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

“Saya memberikan waktu 3 x 24 jam sejak klarifikasi ini diterbitkan. Apabila permintaan ini tidak dipenuhi, saya tidak akan segan-segan menempuh jalur hukum guna memulihkan martabat dan nama baik saya,” tegasnya.

Pater Marsel berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi sepihak yang keliru.

“Klarifikasi ini saya sampaikan melalui Baneratv.com untuk menghadirkan keseimbangan informasi dan memastikan kebenaran tetap terjaga di ruang publik,” tutupnya.

Penulis : Deddy W

Editor : Redaksi Baneratv.com

Berita Terkait

PMBB Manggarai Barat Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Wisatawan Austria di Cunca Wulang
Aldy Dalton Ndolu, SH Pastikan Laporan terhadap Emiliana Helni Tetap Berjalan, Polisi Libatkan Sejumlah Ahli
Pola Main Rentenir Berkedok “Admin”: Bunga Mencekik, Penagihan Brutal, Nasabah Dijerat Seumur Hidup
Masyarakat Kecil Dicekik Rentenir Berseragam, Propam dan Kapolres Mabar Ikut Disorot
Polisi Jadi Rentenir, Propam Dinilai Mandul: Kapolres Mabar Diduga Lindungi Anggota Bermasalah
Berusaha Melawan Kebijakan Negara? Emiliana Helni Dijemput Paksa, Status Kasar terhadap Pejabat Viral dan Tuai Kemarahan Publik
Dua Jam Sebelum Tewas, Bripka Alexandrea Riberu Diduga Diteror Santi Monika: “Cepat Transfer, Jangan Jadi Polisi Tipu-Tipu!”
Tuding Santi Monika “Rentenir”, Sius Ruem Malah Kabur dari Konfirmasi dan Blokir Nomor Wartawan
Berita ini 638 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:49

PMBB Manggarai Barat Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Wisatawan Austria di Cunca Wulang

Minggu, 17 Mei 2026 - 02:39

Aldy Dalton Ndolu, SH Pastikan Laporan terhadap Emiliana Helni Tetap Berjalan, Polisi Libatkan Sejumlah Ahli

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:41

Masyarakat Kecil Dicekik Rentenir Berseragam, Propam dan Kapolres Mabar Ikut Disorot

Senin, 11 Mei 2026 - 12:31

Polisi Jadi Rentenir, Propam Dinilai Mandul: Kapolres Mabar Diduga Lindungi Anggota Bermasalah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:53

Berusaha Melawan Kebijakan Negara? Emiliana Helni Dijemput Paksa, Status Kasar terhadap Pejabat Viral dan Tuai Kemarahan Publik

Berita Terbaru