BANERATV.COM – Anggota DPRD Manggarai Barat, Kanisius Jehabut, bersama dua koleganya, Inocentius Peni dan Alfridus Ndarung, melakukan monitoring langsung ke SDN Sewar. Dalam wawancara via telepon bersama awak media BANERATV.COM, Kanisius membeberkan sejumlah persoalan serius yang ditemui di sekolah tersebut.
Menurut keterangan guru-guru yang ditemui, Kepala Sekolah SDN Sewar sudah lama tidak aktif karena sakit. Kondisi ini dinilai menghambat jalannya administrasi sekolah, terutama pengelolaan Dana BOS, meski kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan.
“Kami sudah minta PPO untuk segera rapat kerja minggu depan dan mengambil langkah tegas. Jangan sampai masalah ini berlarut karena berdampak langsung pada guru dan terutama anak-anak,” tegas Kanisius Jehabut.
KBM dan Kondisi Sekolah
Saat monitoring berlangsung, kebetulan siswa sedang diliburkan karena ada acara Pesta Perak Paroki Setempat. Meski begitu, DPRD mendapat penjelasan dari guru bahwa KBM tetap berjalan seperti biasa. Namun, ada masalah besar di sisi sarana prasarana.
DPRD menemukan dua ruang kelas yang sudah tidak layak pakai. Kelas I terpaksa menumpang di ruang perpustakaan, sementara kelas II harus dibagi dengan sekat seadanya karena atap kelas mengalami kerusakan sejak 2019. Jika hujan, siswa harus pindah ke ruang guru.
“Kami lihat kondisi ini harus segera ditangani Dinas Pendidikan. Untuk kelas lain memang cukup baik, tapi dua ruang kelas itu jelas sudah tidak layak,” tambah Kanisius.
Isu Gaji Kepsek
Terkait informasi yang beredar bahwa kepala sekolah tetap menerima gaji meski lama tidak aktif, Kanisius mengaku belum mendapat bukti slip pembayaran gaji.
“Itu akan kami tanyakan saat rapat kerja dengan Dinas PKO. Fokus kunjungan tadi lebih kepada kondisi sekolah dan mendengar langsung keluhan warga serta guru,” ujarnya.
Teguran untuk Dinas
Kanisius menegaskan, pihaknya menilai ada kelalaian dari pengawas sekolah maupun Dinas Pendidikan karena masalah ini sudah diketahui sejak Mei lalu, tetapi tidak ada langkah nyata.
“Ini kelalaian Dinas. Kami akan panggil pengawas untuk mempertanggungjawabkan kenapa sampai dibiarkan begitu. Ke depan, DPRD akan lebih sering turun langsung agar masalah serupa tidak terulang,”tegasnya.
Penulis : Ronald J
Editor : Resaksi











