DPRD Tegaskan PPO Harus Bertindak: Kepsek SDN Sewar Lama Absen, Gedung Kelas Rusak, Guru dan Siswa Jadi Korban!

- Redaksi

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANERATV.COM – Anggota DPRD Manggarai Barat, Kanisius Jehabut, bersama dua koleganya, Inocentius Peni dan Alfridus Ndarung, melakukan monitoring langsung ke SDN Sewar. Dalam wawancara via telepon bersama awak media BANERATV.COM, Kanisius membeberkan sejumlah persoalan serius yang ditemui di sekolah tersebut.

Menurut keterangan guru-guru yang ditemui, Kepala Sekolah SDN Sewar sudah lama tidak aktif karena sakit. Kondisi ini dinilai menghambat jalannya administrasi sekolah, terutama pengelolaan Dana BOS, meski kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan.

“Kami sudah minta PPO untuk segera rapat kerja minggu depan dan mengambil langkah tegas. Jangan sampai masalah ini berlarut karena berdampak langsung pada guru dan terutama anak-anak,” tegas Kanisius Jehabut.

KBM dan Kondisi Sekolah

Baca Juga:  Skandal Panas Bos Toko Mulia Nggorang: Video 'Cukur Jembut' Bareng Selingkuhan Viral Di Media Sosial

Saat monitoring berlangsung, kebetulan siswa sedang diliburkan karena ada acara Pesta Perak Paroki Setempat. Meski begitu, DPRD mendapat penjelasan dari guru bahwa KBM tetap berjalan seperti biasa. Namun, ada masalah besar di sisi sarana prasarana.

DPRD menemukan dua ruang kelas yang sudah tidak layak pakai. Kelas I terpaksa menumpang di ruang perpustakaan, sementara kelas II harus dibagi dengan sekat seadanya karena atap kelas mengalami kerusakan sejak 2019. Jika hujan, siswa harus pindah ke ruang guru.

“Kami lihat kondisi ini harus segera ditangani Dinas Pendidikan. Untuk kelas lain memang cukup baik, tapi dua ruang kelas itu jelas sudah tidak layak,” tambah Kanisius.

Isu Gaji Kepsek

Baca Juga:  Diteriaki “DPR Bodoh”, Pernyataan Fridus Ndarung Picu Ledakan Amarah Massa. NasDem Mabar Dinilai Kehilangan Arah

Terkait informasi yang beredar bahwa kepala sekolah tetap menerima gaji meski lama tidak aktif, Kanisius mengaku belum mendapat bukti slip pembayaran gaji.

“Itu akan kami tanyakan saat rapat kerja dengan Dinas PKO. Fokus kunjungan tadi lebih kepada kondisi sekolah dan mendengar langsung keluhan warga serta guru,” ujarnya.

Teguran untuk Dinas

Kanisius menegaskan, pihaknya menilai ada kelalaian dari pengawas sekolah maupun Dinas Pendidikan karena masalah ini sudah diketahui sejak Mei lalu, tetapi tidak ada langkah nyata.

“Ini kelalaian Dinas. Kami akan panggil pengawas untuk mempertanggungjawabkan kenapa sampai dibiarkan begitu. Ke depan, DPRD akan lebih sering turun langsung agar masalah serupa tidak terulang,”tegasnya.

Penulis : Ronald J
Editor : Resaksi

Berita Terkait

PMBB Manggarai Barat Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Wisatawan Austria di Cunca Wulang
Tuding Santi Monika “Rentenir”, Sius Ruem Malah Kabur dari Konfirmasi dan Blokir Nomor Wartawan
Pengacara dan Wartawan Diduga Intimidasi Tergugat dalam Sengketa Jual Beli Tanah di Desa Ketang
Selain Mantan Napi, Ini Wajah Lain Emiliana Helni yang Bikin Publik Kaget.
Santi Mawarni Mengaku Korban, Berujung Damai dan Terima “Amplop”
Emiliana Helni Akan Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ini Pernyataan Kuasa Hukum IB
Kembali Berpolemik, Emiliana Helni Disorot Usai Unggahan Kontroversial di Media Sosial
Baneratv.com Bantah Tuduhan Pemerasan, Pemred: Pemberitaan Tidak Berimbang dan Cederai Etika Jurnalistik
Berita ini 209 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:49

PMBB Manggarai Barat Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Wisatawan Austria di Cunca Wulang

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:23

Tuding Santi Monika “Rentenir”, Sius Ruem Malah Kabur dari Konfirmasi dan Blokir Nomor Wartawan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:49

Pengacara dan Wartawan Diduga Intimidasi Tergugat dalam Sengketa Jual Beli Tanah di Desa Ketang

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:18

Selain Mantan Napi, Ini Wajah Lain Emiliana Helni yang Bikin Publik Kaget.

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:14

Santi Mawarni Mengaku Korban, Berujung Damai dan Terima “Amplop”

Berita Terbaru