Wabup Yulianus: Adaptasi dan Inovasi Adalah Kunci! Pelatihan Design Thinking Jadi Langkah Nyata Pemkab Mabar Hadapi Era Digital.

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANERATV.COM — Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes, menegaskan bahwa Pelatihan Design Thinking berbasis Kecerdasan Artifisial (AI) bukan sekadar kegiatan teknis, tetapi sebuah gerakan perubahan cara berpikir dan bekerja bagi aparatur pemerintah di tengah derasnya arus transformasi digital.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Selasa (7/10/2025), ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Universitas Bina Nusantara (Binus) Malang.

Dalam sambutannya, Wabup Yulianus menekankan pentingnya adaptasi, inovasi, dan kepemimpinan cerdas dalam menjawab tuntutan masyarakat digital masa kini yang menginginkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan responsif.

“Kita tahu bahwa tantangan hari ini sudah berbeda. Masyarakat digital menuntut pelayanan yang cepat dan responsif. Kompleksitas masalah tidak bisa diselesaikan dengan cara-cara lama,” tegas Wabup Yulianus dengan nada serius.

Menurutnya, di tengah keterbatasan anggaran dan tekanan efisiensi, para pimpinan perangkat daerah dituntut untuk lebih adaptif dan kreatif dalam menyusun kebijakan.

“AI hanyalah alat bantu untuk mempermudah pekerjaan. Tetapi kepemimpinan yang cerdas dan berkarakter, itu yang menentukan arah perubahan,” ujarnya menegaskan.

Wabup Geram: Pimpinan OPD Harus Punya Rasa Tanggung Jawab!

Baca Juga:  DPRD Desak Implementasi Perda Pangan, Dinas KP2 Tancap Gas Bentuk Tim Percepatan Perbup

Di tengah sambutan yang penuh motivasi itu, Wabup Yulianus tidak bisa menyembunyikan kekesalannya terhadap beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak hadir maupun tidak mengirim perwakilan dalam kegiatan penting ini.

Dengan nada tegas, ia menyampaikan bahwa ketidakhadiran mereka menunjukkan kurangnya komitmen terhadap peningkatan kapasitas aparatur dan menolak kesempatan berharga untuk belajar langsung dari para pakar Universitas Binus.

“Kalau kolaborasi dengan Binus sudah dibangun dengan baik tapi masih ada yang enggan memanfaatkan, itu sama saja menolak kesempatan emas. Saya minta yang tidak hadir segera dipanggil,” tegasnya dengan nada geram.

Wabup juga berpesan agar setiap pimpinan OPD tidak hanya datang membawa masalah kepada atasan, tetapi juga hadir dengan analisis dan opsi solusi konkret.

“Kita tidak boleh hanya menjadi penyampai masalah. Kita harus menjadi bagian dari solusi. Gunakan teknologi seperti AI untuk membantu berpikir lebih sistematis,” pesannya.

Kolaborasi dengan Binus Malang: Pendampingan yang Berkelanjutan

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM Teresia P. Asmon menjelaskan, pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Binus Malang yang telah dimulai sejak Mei lalu.

Baca Juga:  SMK Mutiara Bangsa Reok Sukses Gelar Pemilihan Ketua OSIS Periode 2026-2027

Menurutnya, inisiatif ini lahir dari keprihatinan bahwa aparatur pemerintah sebagai penyedia layanan tidak boleh tertinggal dari masyarakat yang kini semakin melek teknologi.

“Kalau pengguna layanan pemerintah sudah secanggih ini, apa kabar kita?” ujarnya retoris disambut tawa peserta.

Pelatihan kedua ini, lanjutnya, diharapkan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi berlanjut dalam bentuk pendampingan nyata ke masing-masing OPD agar mampu menerapkan konsep Design Thinking dalam memecahkan persoalan spesifik di lapangan.

Langkah Nyata Menuju Pemerintahan Adaptif dan Inovatif

Pelatihan Design Thinking bagi pimpinan OPD ini menghadirkan sejumlah narasumber ternama dari Universitas Binus Malang, antara lain Frederik Masri Gasa, S.IP., M.Si., Ebby Chandra Pratama, S.E., M.M., Galuh Ayu Savitri, S.I.Kom., M.I.Kom., Etsa Astridya Setiyati, S.E., M.Com., PGradDiplBus, dan Dr. R. Aditya Kristamtomo Putra.

Dengan materi yang menggabungkan pendekatan kreatif dan teknologi berbasis kecerdasan buatan, pelatihan ini diharapkan menjadi landasan perubahan budaya kerja di lingkungan Pemkab Manggarai Barat menuju pemerintahan yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada solusi.

“Kita tidak sedang bicara soal pelatihan biasa. Ini adalah tentang perubahan mindset – dari sekadar bekerja menjadi berinovasi,” pungkas Wabup Yulianus.

Berita Terkait

PMBB Manggarai Barat Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Wisatawan Austria di Cunca Wulang
Dominikus Dendo Maju sebagai Calon Kepala Desa Ndiwar, Siap Bangun Desa yang Maju, Mandiri dan Sejahtera
Kades Golo Mbu Tekankan Generasi Unggul, 9 Siswa MAS Nurul Ikhlas NW Werang Lulus 100 Persen
Mencoba Sogok Wartawan Baneratv Rp5 Juta, Dugaan Praktik Rentenir Oknum Polisi Dan Istrinya Di Manggarai Barat Kian Terkuak.
Babak Baru Perseteruan Emiliana Helni vs Kadis PPO Manggarai Mencuat ke Jagat Maya
BANERATV: KRITIK AKADEMISI DAN PAKAR HUKUM DINILAI DANGKAL, ABAIKAN ISU UTAMA SOAL RENTENIR YANG MENJERAT WARGA
INVESTIGASI: ASN BAPPEDA DAN OKNUM POLISI DI MABAR DIDUGA JADI RENTENIR KEJAM — TAGIH UTANG DENGAN CACIAN, ANCAMAN, DAN SERET ANAK KORBAN
WIBAWA DILECEHKAN BAWAHAN, BUPATI DAN WAKIL BUPATI MANGGARAI MEMILIH BUNGKAM — ADA APA?
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:49

PMBB Manggarai Barat Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Wisatawan Austria di Cunca Wulang

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:14

Dominikus Dendo Maju sebagai Calon Kepala Desa Ndiwar, Siap Bangun Desa yang Maju, Mandiri dan Sejahtera

Senin, 4 Mei 2026 - 08:07

Kades Golo Mbu Tekankan Generasi Unggul, 9 Siswa MAS Nurul Ikhlas NW Werang Lulus 100 Persen

Rabu, 29 April 2026 - 10:06

Mencoba Sogok Wartawan Baneratv Rp5 Juta, Dugaan Praktik Rentenir Oknum Polisi Dan Istrinya Di Manggarai Barat Kian Terkuak.

Senin, 27 April 2026 - 11:09

Babak Baru Perseteruan Emiliana Helni vs Kadis PPO Manggarai Mencuat ke Jagat Maya

Berita Terbaru