BANERATV.COM – Gelombang isu yang menyeret nama Kepala Desa Liang Sola kian ramai diperbincangkan. Mulai dari tudingan aset pribadi hingga pemberitaan yang dinilai menyerang ranah keluarga, sang kepala desa akhirnya buka suara dalam klarifikasi resminya.
Dalam pernyataannya yang di kirim ke WA Redaksi BANERATV.COM, ia menegaskan siap bertanggung jawab secara hukum, namun menolak dengan tegas pemberitaan yang dinilai menyudutkan dan tak berimbang.
“Saya Kepala Desa Liang Sola menyampaikan terima kasih banyak kepada masyarakat yang peduli terhadap pembangunan dan terus mengkritisi jalannya pembangunan di desa. Dalam pengelolaannya, kami bertanggung jawab,” Tulisnya dalam pesan WA yang dikirim kepada redaksi baneratv.com.
Ia menilai, kritik publik adalah bagian dari kontrol sosial yang perlu dihormati. Namun, ia juga menegaskan bahwa tidak semua informasi yang beredar benar dan sebagian sudah keluar dari konteks pembangunan desa.
Poin-Poin Utama Klarifikasi Resmi Kepala Desa Liang Sola
Berikut adalah poin-poin penting dalam klarifikasi resmi yang disampaikan oleh Kepala Desa Liang Sola:
1. Apresiasi dan Keterbukaan terhadap Kritik Masyarakat
Kepala Desa Liang Sola menegaskan bahwa dirinya menghargai setiap bentuk kepedulian masyarakat terhadap proses pembangunan. Menurutnya, kritik dan pengawasan masyarakat merupakan bentuk dukungan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jalur.
“Kritik yang disampaikan masyarakat adalah bagian dari kepedulian. Kami terbuka dan bertanggung jawab dalam setiap pengelolaan pembangunan desa,” katanya.
2. Kesiapan Bertanggung Jawab atas Laporan Warga
Menanggapi laporan warga yang dialamatkan langsung kepadanya sebagai pemegang kebijakan, ia menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab dan menjalani seluruh proses sesuai hukum yang berlaku.
“Terkait substansi laporan yang dialamatkan kepada saya sebagai pemegang kebijakan, saya bertanggung jawab sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ia menambahkan, “Terhadap laporan warga yang sudah dilayangkan pada para pihak, saya siap mengikuti proses sesuai peraturan yang berlaku.”
3. Bantahan dan Klarifikasi Soal Aset ‘Fantastis’
Menanggapi tuduhan tentang aset pribadi yang disebut “fantastis”, Kepala Desa Liang Sola secara tegas membantahnya. Ia menyebut, kabar tersebut tidak benar dan menyesatkan.
“Terkait aset yang diberitakan sebagai aset fantastis, saya tidak memiliki aset fantastis. Saya hanya membeli dua bidang tanah dan sumber dananya adalah pinjaman bank. Sampai sekarang belum selesai saya lunasi,” jelasnya.
4. Keberatan dan Kerugian Akibat Pemberitaan yang Menyudutkan dan Menyentuh Ranah Pribadi
Lebih lanjut, Kepala Desa Liang Sola menyoroti pemberitaan dan isu yang menurutnya telah menyerang kehidupan pribadi dan merugikan keluarga. Ia menegaskan, tudingan tersebut tidak berkaitan dengan hal yang sedang dipersoalkan oleh masyarakat.
“Terkait pemberitaan yang menyudutkan saya dan keluarga sebagai pribadi, saya merasa dirugikan. Karena itu tidak ada hubungannya dengan apa yang sedang dituduhkan kepada saya. Terhadap hal ini, saya masih mempelajari apakah kode etis jurnalistik memang demikian,” tulis Kades Liang sola.
Ia juga menyoroti penghembusan isu yang telah masuk dalam ranah pribadi atau privat, yang menurutnya telah melampaui batas kepatutan.
“Dengan penghembusan isu yang masuk dalam ranah pribadi atau privat, tentu hal itu sangat merugikan saya dan keluarga,” ujarnya.
5. Seruan Menjaga Ketenangan dan Komitmen Pembangunan
Dalam situasi ini, ia mengimbau warga desa liang sola untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu liar. Ia meminta agar seluruh masyarakat Desa Liang Sola tetap menjaga keharmonisan sosial.
“Kepada masyarakat Desa Liang Sola yang mengetahui kekisruhan ini, saya berharap untuk tetap tenang dan menjaga keharmonisan dalam lingkungan masyarakat,” Tulisnya.
Di akhir poin klarifikasinya, ia menegaskan bahwa seluruh program pembangunan desa akan terus berjalan.
“Untuk pembangunan yang sedang berjalan dan masih berproses, kami tetap menjalankan dengan baik sampai akhir tahun anggaran,” tegasnya.
Pernyataan lengkap ini menjadi bentuk klarifikasi resmi Kepala Desa Liang Sola atas berbagai tuduhan dan pemberitaan yang sempat mengguncang masyarakat.
Ia menegaskan satu hal penting: bahwa kritik adalah hak masyarakat, tetapi tuduhan tanpa dasar dan pemberitaan yang menyerang ranah pribadi adalah bentuk pelanggaran etika yang tak bisa dibiarkan.




Penulis : Redaksi BANERATV.COM
Editor : Redaksi BANERATV.COM







