Doni Parera Soroti Kinerja Polres Mabar: Desak Transparansi Kasus Kematian Tak Wajar yang Diduga Libatkan Perwira Polisi

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, BANERATV.COM – Aktivis, Doni Parera, menyampaikan kritik keras terhadap kinerja Kepolisian Resor Manggarai Barat (Polres Mabar) terkait penanganan kasus kematian tidak wajar di Mawar Jingga Pub & Karoke yang diduga melibatkan anggota kepolisian.

Dalam keterangannya kepada Baneratv.com pada Minggu (18/1/2026), Doni mengungkapkan keprihatinannya atas adanya dugaan keterlibatan dua oknum Polisi, di mana salah satunya ditengarai merupakan seorang perwira, dalam peristiwa yang merenggut nyawa tersebut.

Doni menyatakan sikap pesimisnya bahwa Polres Mabar mampu mengusut tuntas kasus ini secara objektif. Ia mengibaratkan harapan akan keadilan dalam kasus yang melibatkan internal kepolisian seperti “pungguk merindukan bulan.”

“Banyak laporan polisi yang saat ini mandek. Ada indikasi tindakan tidak profesional, seperti dugaan kriminalisasi terhadap masyarakat adat demi membela kepentingan tertentu. Singkatnya, mereka tidak bekerja secara profesional, dan ini memperburuk citra Polri di mata masyarakat,” tegas Doni.

Lebih lanjut, Doni menyoroti kepemimpinan Kapolres Manggarai Barat saat ini yang dinilainya gagal dalam menertibkan anggotanya. Ia menilai insting kepolisian dan semangat Bhayangkara telah luntur dalam tubuh institusi tersebut.

“Kapolres yang sekarang memiliki rapor merah dalam kinerjanya. Anggotanya banyak yang tidak tertib. Bukannya menjadi pelindung, mereka justru terlihat seperti oknum yang hanya memanfaatkan seragam dan gaji dari negara tanpa integritas,” lanjutnya.

Doni mengkhawatirkan kasus kematian yang Terjadi di Mawar Jingga Pub & Karoke ini akan menguap begitu saja tanpa penyelesaian hukum yang jelas jika hanya ditangani di tingkat Polres, mengingat adanya dugaan keterlibatan perwira.

“Polisi seharusnya gesit, jujur, terbuka, dan mampu memenuhi ekspektasi masyarakat sebagai pembayar pajak. Kami mendesak adanya keterbukaan informasi. Jangan sampai kasus ini hilang begitu saja hanya karena ada anggota mereka yang terlibat dalam peristiwa hilangnya nyawa seseorang,” tutup Doni.

Penulis : Ronald J

Editor : Redaksi Baneratv.com

Berita Terkait

Demokrat Manggarai Barat Rayakan HUT Ke-25 Lewat Aksi Lingkungan dan Kemanusiaan, Hingga Kenang Kepemimpinan SBY
Menyusuri Rumah ODGJ di Welak, Camat Heribertus Manggas: Mari Hilangkan Stigma dan Berbagi dengan Tulus
Kepala Desa Watu Umpu Apresiasi Kepedulian Camat Welak terhadap ODGJ, Perkuat Sinergi hingga Dorong Pengembangan BUMDes
Sebut Camat Boleng “Gila”, Ucapan Tua Gendang Mbehal Bonavantura Abunawan Picu Polemik
Bentrok di Lengkong Warang, Praktisi Hukum: Pembiaran Pemda Berpotensi Melahirkan Konflik Baru
Konflik Lengkong Warang Memanas, Polisi Dorong Jalur Hukum, Warga Adat Mbehal Pertanyakan Penanganan Laporan yang Mandek
Aleks Hatta Bantah Sejumlah Pernyataan dalam Pemberitaan SuaraNusantara.co, Paparkan Versinya Soal Sejarah Mbehal dan Tebedo
Kasus Naik Sidik, Emiliana Helni Temui Kasat Reskrim; Kuasa Hukum Pelapor Desak Penetapan Tersangka
Berita ini 652 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:19

Demokrat Manggarai Barat Rayakan HUT Ke-25 Lewat Aksi Lingkungan dan Kemanusiaan, Hingga Kenang Kepemimpinan SBY

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:54

Menyusuri Rumah ODGJ di Welak, Camat Heribertus Manggas: Mari Hilangkan Stigma dan Berbagi dengan Tulus

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:18

Kepala Desa Watu Umpu Apresiasi Kepedulian Camat Welak terhadap ODGJ, Perkuat Sinergi hingga Dorong Pengembangan BUMDes

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:42

Sebut Camat Boleng “Gila”, Ucapan Tua Gendang Mbehal Bonavantura Abunawan Picu Polemik

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:16

Bentrok di Lengkong Warang, Praktisi Hukum: Pembiaran Pemda Berpotensi Melahirkan Konflik Baru

Berita Terbaru