LABUAN BAJO, BANERATV.COM – Aktivis, Doni Parera, menyampaikan kritik keras terhadap kinerja Kepolisian Resor Manggarai Barat (Polres Mabar) terkait penanganan kasus kematian tidak wajar di Mawar Jingga Pub & Karoke yang diduga melibatkan anggota kepolisian.
Dalam keterangannya kepada Baneratv.com pada Minggu (18/1/2026), Doni mengungkapkan keprihatinannya atas adanya dugaan keterlibatan dua oknum Polisi, di mana salah satunya ditengarai merupakan seorang perwira, dalam peristiwa yang merenggut nyawa tersebut.
Doni menyatakan sikap pesimisnya bahwa Polres Mabar mampu mengusut tuntas kasus ini secara objektif. Ia mengibaratkan harapan akan keadilan dalam kasus yang melibatkan internal kepolisian seperti “pungguk merindukan bulan.”
“Banyak laporan polisi yang saat ini mandek. Ada indikasi tindakan tidak profesional, seperti dugaan kriminalisasi terhadap masyarakat adat demi membela kepentingan tertentu. Singkatnya, mereka tidak bekerja secara profesional, dan ini memperburuk citra Polri di mata masyarakat,” tegas Doni.
Lebih lanjut, Doni menyoroti kepemimpinan Kapolres Manggarai Barat saat ini yang dinilainya gagal dalam menertibkan anggotanya. Ia menilai insting kepolisian dan semangat Bhayangkara telah luntur dalam tubuh institusi tersebut.
“Kapolres yang sekarang memiliki rapor merah dalam kinerjanya. Anggotanya banyak yang tidak tertib. Bukannya menjadi pelindung, mereka justru terlihat seperti oknum yang hanya memanfaatkan seragam dan gaji dari negara tanpa integritas,” lanjutnya.
Doni mengkhawatirkan kasus kematian yang Terjadi di Mawar Jingga Pub & Karoke ini akan menguap begitu saja tanpa penyelesaian hukum yang jelas jika hanya ditangani di tingkat Polres, mengingat adanya dugaan keterlibatan perwira.
“Polisi seharusnya gesit, jujur, terbuka, dan mampu memenuhi ekspektasi masyarakat sebagai pembayar pajak. Kami mendesak adanya keterbukaan informasi. Jangan sampai kasus ini hilang begitu saja hanya karena ada anggota mereka yang terlibat dalam peristiwa hilangnya nyawa seseorang,” tutup Doni.




Penulis : Ronald J
Editor : Redaksi Baneratv.com






