BANERATV.COM – Tepat pada Kamis, 30 Oktober 2025, aroma tak sedap dugaan praktik korupsi di tingkat desa semakin menguat. Kepala Desa (Kades) Liang Sola, Adrianus Harsi, kini berada di ujung tanduk setelah resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat dan Inspektorat Manggarai Barat.
Laporan ini dilayangkan oleh Forum Masyarakat Kritis Desa Liang Sola. Ketua Forum Masyarakat Kritis Desa Liang Sola, Kristoforus Jeman, kepada redaksi Baneratv.com memastikan bahwa seluruh data, persyaratan, dan bukti-bukti dugaan korupsi Kades Adrianus Harsi telah diserahkan secara lengkap.
“Kami sudah melengkapi semua data dan persyaratan pelaporan ke Kejari Manggarai Barat dan Inspektorat Manggarai Barat, disertai bukti-bukti dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh Adrianus Harsi, Kepala Desa Liang Sola,” tegas Kristoforus Jeman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laporan Diterima Resmi, Desakan Agar Proses Dipercepat.
Kristoforus merinci, di Kantor Inspektorat, pihaknya telah menyerahkan seluruh berkas dan menjelaskan langsung kronologi kejadian yang melatarbelakangi laporan. Kehadiran mereka diterima dengan baik, dan laporan telah diterima secara resmi dibuktikan dengan Surat Tanda Terima dari Inspektorat yang ditanda tangani oleh Matias Marsi.
Proses serupa juga terjadi di Kejari Manggarai Barat. Setelah sebelumnya diminta melengkapi data, Forum Masyarakat Kritis Desa Liang Sola menyatakan kini semua kekurangan telah dipenuhi.
“Bukti laporan kami sudah diterima, tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan pada pukul 13.30 WITA dan diterima oleh N.A.A Pradewa Arta, S.H,” ujar Kristoforus.
Dengan diterimanya laporan secara resmi oleh dua institusi penegak hukum tersebut, Forum Masyarakat Kritis Desa Liang Sola dan tokoh masyarakat Desa Liang Sola Berharap dan memohon agar kasus ini segera ditangani.
“Saya dan teman-teman forum dan juga tokoh masyarakat desa Liang Sola pada umumnya memohon dan mendesak Kejaksaan dan Inspektorat untuk segera menindaklanjuti laporan kami terhadap Kepala Desa Liang Sola Adrianus Harsi atas dugaan tindakan korupsi tersebut,” tandasnya.
Forum Masyarakat Kritis Desa Liang Sola juga menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat, Kejari Manggarai Barat, dan DPMD Manggarai Barat atas penerimaan yang baik dan ramah selama proses pelaporan.
Mereka juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang mendukung dan berharap agar masyarakat tetap bersabar menunggu proses hukum berjalan.
Redaksi Upayakan Tanggapan Inspektorat
Redaksi sudah berupaya meminta tanggapan dari Inspektur Inspektorat terkait laporan dari Forum Masyarakat Kritis Desa Liang Sola terhadap Kepala Desa Liang Sola Adrianus Harsi atas dugaan tindakan korupsi, namun Inspektur Inspektorat belum bisa memberikan keterangan karena masih sibuk dan sedang Rapat. Hingga berita ini diturunkan, redaksi belum mendapatkan tanggapan resmi dari pihak Inspektorat.
Skandal Privat Turut Mencuat
Di tengah pusaran dugaan korupsi, di hari yang sama, skandal privat Kades Adrianus Harsi turut mencuat ke publik dan dihubungkan dengan kasus ini. Redaksi Baneratv.com berhasil menghubungi wanita yang disebut-sebut sebagai istri ketiga sang Kades.
Wanita tersebut mengakui dan membenarkan adanya isu mengenai hubungannya dengan Adrianus Harsi, termasuk perihal tanah dan rumah yang saat ini ia miliki. Pengakuannya sungguh menohok, seolah membuka kaitan tak terelakkan antara jabatan, skandal, dan potensi penyalahgunaan wewenang.
“Untuk harga tanah dulu Rp20 juta, dan rumah ini total anggarannya kurang lebih Rp60 juta. Saya tahunya suami saya yang berikan. Soal dia ambilnya dari mana saya tidak tahu,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan kekecewaan mendalam atas situasi yang terjadi dan penyesalan jika Kades tidak memberikan klarifikasi kepada media. Ia merasa sangat dirugikan atas label yang dialamatkan kepadanya.
“Saya sangat dirugikan sekali dalam situasi beberapa hari ini. Saya ini bukan simpanan. Kalau simpanan berarti hubungan ini tidak ada yang tahu, apalagi buah cinta kami ada sama saya sekarang. Kalau dibilang simpanan saya rasa dirugikan sekali,” protesnya.
Wanita tersebut menjelaskan bahwa hubungan mereka bukan rahasia. Orang tua dan keluarga besar mengetahui hubungan tersebut, dan Adrianus Harsi sering berkunjung untuk melihat anaknya. Ia bahkan menyamakan statusnya dengan istri kedua Kades.
“Kalau saya dibilang simpanan, berarti yang sekarang bersama dia (Kades) istri kedua itu juga simpanan. Kami sama statusnya tidak nikah secara gereja, tapi sah secara adat,” pungkasnya, mengakhiri komunikasi telepon.

Penulis : Tim BANERATV.COM
Editor : Redaksi






