Ahmad Yohan (PAN) Sebut Narasi Zulhas Penyebab Bencana Adalah Fitnah dan Menyesatkan

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANERATV.COM – Politisi asal NTT dari Partai Amanat Nasional (PAN) Ahmad Yohan membantah narasi yang mengaitkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh. Menurutnya, hal itu merupakan informasi palsu dan tidak memiliki dasar apa pun.

Ahmad Yohan menyebut narasi tersebut menyesatkan dan tidak sesuai fakta. Ia pun meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap kabar yang tidak diverifikasi kebenarannya.
Sebelumnya, isu tersebut beredar di media sosial dan menyebut kerusakan lingkungan yang memicu bencana dipicu oleh kebijakan Zulhas. Yakni, saat sang Ketum menjabat Menteri Kehutanan pada 2009–2014.

Menurut Yohan, klaim narasi tersebut jelas tidak masuk akal secara logika maupun fakta. Bahkan, menjurus ke fitnah.

Tidak relevan mengaitkan bencana banjir saat ini dengan kebijakan beliau saat menjabat Menhut pada periode 2009-2014,” ujar Yohan, Minggu (30/11/2025).

Karenanya, ia mengajak semua pihak untuk fokus pada penanganan bencana serta pemulihan para korban.
Yohan kemudian juga menyinggung warganet yang membagikan cuplikan dokumenter tahun 2013 yang menampilkan aktor Hollywood Harrison Ford mewawancarai Zulhas. Wawancara itu terkait isu kerusakan hutan saat dirinya menjabat Menteri Kehutanan.

Baca Juga:  Polsek Reo dan Tim Gabungan Lakukan Pencarian Pelajar SMP yang Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai

Menurut Yohan, Video itu, dipelintir untuk menyudutkan Zulhas sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas bencana yang melanda Sumatera. Ia menegaskan bahwa rekaman video tersebut tidak menggambarkan situasi yang utuh
Menurutnya, dalam video itu Ford tampak kerap memotong jawaban Zulkifli dan tidak memberikan ruang penjelasan yang memadai. Yakni, mengenai kebijakan pemerintah Indonesia dalam menekan laju deforestasi.

Ford selalu memotong jawaban Pak Zulkifli dan menyimpulkan pendapatnya sendiri. Tanpa memberi ruang yang luas bagi beliau untuk menjelaskan,” kata Yohan, yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu.

Ia menambahkan, selama menjabat Menteri Kehutanan, Zulhas justru mencatat sejumlah capaian positif. Termasuk Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon yang melibatkan masyarakat, korporasi, pemerintah, hingga militer.

Pada tahun yang sama, Zulhas juga menerbitkan kebijakan moratorium izin pemanfaatan hutan. Hal ini, menurut Yohan, berhasil menyelamatkan 64 juta hektare kawasan hutan di Indonesia.
Ia menjelaskan, sebelum moratorium diberlakukan, laju deforestasi mencapai rata-rata 3,5 juta hektare per tahun pada periode 1996–2003. Namun saat Zulhas menjabat, angka tersebut turun drastis menjadi sekitar 450 ribu hektare per tahun.

Deforestasi tinggal 15% dibanding sebelumnya. Ini bukti bahwa tudingan yang mengaitkan bencana banjir saat ini dengan kebijakan Pak Zulhas adalah hoaks dan tidak berdasar,” ujarnya.

Yohan lantas menduga penyebaran isu dan video yang dipelintir tersebut dilakukan secara sengaja. Guna menyerang citra politik Zulkifli Hasan, yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Tudingan hoaks ini disebar oleh pihak-pihak yang ingin menjatuhkan citra politik Menko Pangan Pak Zulkifli Hasan. Dimana, kini beliau sedang dipercaya Presiden mengkoordinasikan program prioritas nasional seperti ketahanan pangan, koperasi Merah Putih, Makanan Bergizi Gratis (MBG),” ucapnya

Penulis : Inno Mamat

Editor : Redaksi Baneratv.com

Berita Terkait

Diantar Ratusan Massa, Fransiskus Dir Resmi Mendaftar Sebagai Calon Kepala Desa Lendong
Musda V Golkar: Rofinus Rahmat Kembali Terpilih Pimpin DPD Partai Golkar Manggarai Barat
Kasus Naik Sidik, Emiliana Helni Temui Kasat Reskrim; Kuasa Hukum Pelapor Desak Penetapan Tersangka
Emiliana Helni Hadiri Panggilan Penyidik Polres Manggarai Barat
Teratai DeRie Tampil Perkasa di Idul Adha Cup Soknar, SMK Muhammadiyah Golo Mori Takluk Dua Set Langsung
PMBB Manggarai Barat Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Wisatawan Austria di Cunca Wulang
Tuding Santi Monika “Rentenir”, Sius Ruem Malah Kabur dari Konfirmasi dan Blokir Nomor Wartawan
Pengacara dan Wartawan Diduga Intimidasi Tergugat dalam Sengketa Jual Beli Tanah di Desa Ketang
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:01

Musda V Golkar: Rofinus Rahmat Kembali Terpilih Pimpin DPD Partai Golkar Manggarai Barat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:23

Kasus Naik Sidik, Emiliana Helni Temui Kasat Reskrim; Kuasa Hukum Pelapor Desak Penetapan Tersangka

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:36

Emiliana Helni Hadiri Panggilan Penyidik Polres Manggarai Barat

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:40

Teratai DeRie Tampil Perkasa di Idul Adha Cup Soknar, SMK Muhammadiyah Golo Mori Takluk Dua Set Langsung

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:49

PMBB Manggarai Barat Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Wisatawan Austria di Cunca Wulang

Berita Terbaru