Viral Isu Penculikan Anak di Manggarai, Kapolres Tegas: Itu Hoaks! Jangan Sebar Kepanikan!

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANERATV.COM — Masyarakat Manggarai dihebohkan dengan beredarnya unggahan di media sosial yang mengabarkan adanya kasus penculikan anak. Namun, Kapolres Manggarai AKBP Hendri Syaputra, S.I.K. dengan tegas membantah kabar tersebut dan memastikan bahwa informasi itu tidak benar alias hoaks.

Dalam keterangan resminya, AKBP Hendri menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan menyeluruh di lapangan dan memeriksa seluruh laporan yang masuk. Hasilnya: tidak ada satu pun kasus penculikan anak yang terjadi di wilayah hukum Polres Manggarai.

Sampai saat ini tidak ada laporan polisi terkait kasus penculikan anak di wilayah hukum Polres Manggarai. Jadi, informasi yang beredar itu tidak benar atau hoaks,” tegas Kapolres, Senin (13/10/2025).

Baca Juga:  Dukcapil Manggarai Keluarkan Edaran Baru, Warga Diminta Segera Rekam KTP-EL dan Urus Akta Kelahiran

Kapolres mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya dan tidak asal menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, terutama di grup WhatsApp dan media sosial lainnya. Menurutnya, penyebaran informasi palsu dapat menimbulkan keresahan dan gangguan keamanan.

Masyarakat harus belajar untuk tidak langsung percaya dengan setiap video atau pesan yang beredar di grup WhatsApp. Pastikan dulu sumbernya benar dan telah diverifikasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Hendri menegaskan bahwa menyebarkan berita bohong (hoaks) merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Banyak orang menyebar hoaks tanpa niat jahat, tapi dampaknya bisa serius, mulai dari kepanikan, keresahan, hingga gangguan terhadap keamanan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Emiliana Helni Bantah Kepemilikan Akun “Solidaritas”, Tegaskan Tak Gunakan Debt Collector dan Siap Dipersoalkan Secara Hukum

Kapolres juga memerintahkan seluruh jajarannya untuk terus memantau isu-isu yang berkembang dan melakukan langkah cepat jika ada informasi yang berpotensi memicu keresahan publik.

Sebagai langkah antisipatif, Polres Manggarai mengimbau masyarakat untuk memverifikasi setiap informasi mencurigakan sebelum membagikannya ke publik. Jika menemukan hal-hal yang janggal atau membutuhkan klarifikasi resmi, masyarakat diminta menghubungi Call Center Polri di 110 atau datang langsung ke kantor polisi terdekat.

Dengan langkah bijak dan kerja sama antara masyarakat serta kepolisian, situasi kamtibmas di Kabupaten Manggarai diharapkan tetap aman, tertib, dan kondusif.

Penulis : Ino Mamat
Editor : Redaksi

Berita Terkait

Aldy Dalton Ndolu, SH Pastikan Laporan terhadap Emiliana Helni Tetap Berjalan, Polisi Libatkan Sejumlah Ahli
Pola Main Rentenir Berkedok “Admin”: Bunga Mencekik, Penagihan Brutal, Nasabah Dijerat Seumur Hidup
Masyarakat Kecil Dicekik Rentenir Berseragam, Propam dan Kapolres Mabar Ikut Disorot
Polisi Jadi Rentenir, Propam Dinilai Mandul: Kapolres Mabar Diduga Lindungi Anggota Bermasalah
Berusaha Melawan Kebijakan Negara? Emiliana Helni Dijemput Paksa, Status Kasar terhadap Pejabat Viral dan Tuai Kemarahan Publik
Dua Jam Sebelum Tewas, Bripka Alexandrea Riberu Diduga Diteror Santi Monika: “Cepat Transfer, Jangan Jadi Polisi Tipu-Tipu!”
Tuding Santi Monika “Rentenir”, Sius Ruem Malah Kabur dari Konfirmasi dan Blokir Nomor Wartawan
Pengacara dan Wartawan Diduga Intimidasi Tergugat dalam Sengketa Jual Beli Tanah di Desa Ketang
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 02:39

Aldy Dalton Ndolu, SH Pastikan Laporan terhadap Emiliana Helni Tetap Berjalan, Polisi Libatkan Sejumlah Ahli

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:41

Masyarakat Kecil Dicekik Rentenir Berseragam, Propam dan Kapolres Mabar Ikut Disorot

Senin, 11 Mei 2026 - 12:31

Polisi Jadi Rentenir, Propam Dinilai Mandul: Kapolres Mabar Diduga Lindungi Anggota Bermasalah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:53

Berusaha Melawan Kebijakan Negara? Emiliana Helni Dijemput Paksa, Status Kasar terhadap Pejabat Viral dan Tuai Kemarahan Publik

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:15

Dua Jam Sebelum Tewas, Bripka Alexandrea Riberu Diduga Diteror Santi Monika: “Cepat Transfer, Jangan Jadi Polisi Tipu-Tipu!”

Berita Terbaru