LABUAN BAJO, BANERATV.COM – Ada yang janggal dalam prioritas penegakan aturan di Manggarai Barat. Di saat publik menanti transparansi atas kematian tragis Jurmaya alias Luna, perempuan yang tewas dalam kondisi hamil di Mawar Jingga Pub & Karaoke pada 25 Desember 2025 lalu. Aparat penegak hukum justru tampak lebih sibuk “menertibkan” administrasi wartawan.
Berdasarkan dokumen hasil rapat FORKOPIMDA PLUS tanggal 9 Februari 2026, Wakapolres Manggarai Barat bersama jajaran pimpinan daerah lainnya sepakat memberlakukan delapan syarat kaku bagi awak media. Mulai dari kewajiban memiliki NIB, sertifikat UKW, hingga pembuktian gaji. Langkah ini memicu pertanyaan besar, Mengapa energi kepolisian justru terserap habis untuk memverifikasi slip gaji wartawan, sementara kasus kematian nyawa manusia dibiarkan menggantung tanpa kejelasan?
Sikap teliti Polres dalam menuntut profesionalisme media berbanding terbalik dengan progres penyidikan kasus Mawar Jingga. Sejak Natal 2025 hingga hari ini, publik belum disuguhi fakta hukum yang terang benderang. Kelambanan ini menciptakan persepsi buruk bahwa hukum di Labuan Bajo sedang “tumpul ke dalam.”
Dugaan keterlibatan oknum perwira yang akrab disapa “Bang Dul” dalam lingkaran kasus ini kian santer terdengar. Jika benar keterlibatan ini yang menjadi alasan penyidik belum berani membuka suara, maka pengetatan aturan terhadap Pers patut dicurigai sebagai upaya untuk menyaring jurnalis kritis yang mencoba menggali fakta lebih dalam.
Sulit untuk tidak melihat ini sebagai upaya pengalihan isu. Penegakan administrasi Pers memang penting, namun tidak boleh menjadi prioritas di atas pengungkapan kasus kematian yang melibatkan nyawa ibu dan janin.
Wakapolres Manggarai Barat seharusnya memahami bahwa citra institusi tidak akan membaik hanya dengan memastikan media yang meliput memiliki kantor tetap atau badan hukum. Kepercayaan masyarakat hanya bisa diraih jika Polri berani menunjukkan nyali untuk membongkar kasus Mawar Jingga tanpa pandang bulu, termasuk jika harus menyeret nama perwira di internal mereka sendiri.
Keadilan untuk Luna/Jurmaya tidak butuh birokrasi yang rumit, ia butuh kejujuran dan keberanian dari pihak Kepolisian untuk berhenti bersembunyi di balik tumpukan berkas administrasi media.




Penulis : Ronald J
Editor : Redaksi Baneratv.com






